PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP JASA POS DI YOGYAKARTA

Authors

  • Siti Wahyuningsih Kementerian Komunikasi dan Informatika

DOI:

https://doi.org/10.17933/jppi.2014.040103

Keywords:

Preferences, konsumen, layanan pos

Abstract

Abstrak

 

Survei dengan pendekatan kuantitatif ini, berupaya mendiskripsikan data dan informasi mengenai trend
penggunaan jasa pos di Yogyakarta sebagai sarana komunikasi tertulis atau surat elektronik, layanan paket,
layanan logistik, layanan transaksi keuangan berdasarkan Undang-Undang nomor: 38 Tahun 2009 tentang
pos. Realitas penyelenggara jasa perposan di Indonesia saat ini, menimbulkan preferensi konsumen dalam
penggunaannya. Mengacu pada Model Sandhusen (2000), penelitian menjelaskan beberapa faktor yang
mendasari preferensi konsumen untuk menggunakan jasa pos sesuai pilihannya. Hasil penelitian menunjukkan,
karakteristik konsumen yang menggunakan jasa pos berusia 20 – 50 tahun dengan pendidikan rata-rata SLTA.
Umumnya konsumen adalah pekerja swasta dan cenderung memilih PT. Pos Indonesia sebagai penyelenggara
jasa perposan yang diakui memenuhi kebutuhan. Kesimpulannya, preferensi konsumen terhadap jasa perposan
cenderung mempertimbangkan kualitas layanan yang tepat waktu dan tarif yang terjangkau dibanding
fasilitas lainnya. Karena itu, penyelenggara pos (BUMN) senantiasa mempertahankan kualitas pelayanan dan
mempertimbangkan loyalitas pelanggan. Penyelenggara pos lainnya tetap berkontribusi pada penyelenggaraan
jasa pos yang memenuhi standar pelayanan sesuai ketentuan Undang-Undang dan peraturan.

 

Abstract

 

This quantitative survey approach, seeks to describe the data and information on trends concerning the use of the
postal services in Yogyakarta as a means of written communication or electronic mail, package services, logistic
services, financial transaction services based on Undang-Undang No: 38 of 2009 on postal field. The reality of
postal service providers in Indonesia, raises consumer preferences in their usage. Referring to Sandhusen Model
(2000), the study describes some of the factors underlying consumer preferences to use the postal service of their
choice. The results showed that the characteristics of consumers who use the postal services are between 20-50
years of age, with an average high school education. In general, private sector workers and consumers are likely
to choose PT. Pos Indonesia as a recognized postal service provider to meet the needs. In conclusion, consumer
preferences towards postal services tend to consider the quality of on time services and affordable rates than
other facilities. Therefore, the organizers of the post (SOEs) continue to maintain service quality and customer
loyalty into account. Other postal organizers still contribute to the implementation of the postal services that
meets the standard of services in accordance with the Act and regulations.

References

Arikunto, Suharsimi. (2002). Prosedur Penelitian

Suatu Pendekatan Praktek. Edisi 5. Jakarta:

Rineka Cipta.

Andri, Wijayamonday, Perilaku Konsumen, diakses

dari http:// www.slideshare.net/crsandika/

perilaku-konsumen-14943654, 24 Mai 2010.

Bambang Sudibyo. (2012). Metode Survei Dalam

penelitian. Diakses dari http://educationesia.

blogspot.com/2012/05/metode-survai-dalampenelitian.

html

Charlene Rohr, Urs Trinkner, Alison Lawrence,

Priscillia Hunt, Chong Woo Kim, Dimitris

Potoglou dan Rob Sheldon. (2011). Study on

Appropriate Methodologies to Better Measure

Consumer Preferences for Postal Services.

Diakses dari http:// ec.europa.eu/internal_

market/ post.

Donald R.Cooper danWilliam Emory (1996), Metode

Penelitian Bisnis, Jilid I, Erlangga, Jakarta.

Kotler, Philip. (1997), Manajemen Pemasaran, PT.

Prenhallindo, Jakarta.

Moez Ltifi, Jamel, Eddine. (2012). Satisfaction

and loyalty with the Tunisian postal services.

Diakses dari http://www.ijhssnet.com/journals/

Vol_2_No_7_April_2012/20.pdf

Endro Marwono. (2008). Jasa Kurir Masih Menjadi

Andalan PT. Pos. Diakses dari http://megapolitan.

kompas.com/read/2008/08/21/12205312/twitter.

com

Joshua Johnson (2011), Using the Black Box Model

to Design Better Websites. Diakses dari

http://designshack.net/articles/business-articles/

using-the-black-box-model-to-design-betterwebsites/

Subyakto, Henri (2010), Government Public Relations

(GPR) Di Era Transparansi Radikal (Wikileaks),

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Komunikasi

dan Informatika, Vol.1.No.3.

Sugiyono. (2003). Metode Penelitian Bisnis. Bandung.

Pusat bahasa Depdiknas.

Zeithaml, VA, Parasurraman, AA& Berry, L.L.

(1990), Delivering Service Quality: Balancing

Customer Perception and Expectation, New

York: The Free Press.

Wijayamonday, Andri. (2010). Perilaku Konsumen.

Diakses dari http:// www.slideshare.net/

crsandika/perilaku-konsumen-14943654, 6

April 2013

Internet. 2010, Perilaku Konsumen. Diakses 22 Maret

dari

http://www.slideshare.net, Diakses 22-3-2013.

Internet. 2011, Research On Consumer Preferences

For Postal Services. Diakses 5 April 2013.

(http://ec.europa.eu/internal_market/post/doc/

studies/2011-consumer-).

Internet. 2010, Perilaku Konsumen. Diakses 6 April

dari

http://www.slideshare.net/crsandika/perilakukonsumen-

Internet 2013. (http://istilahkata.com/preferensi-2.

html). Diakses 7 April 2013. dari

http://xa.yimg.com/kq/groups/22999204/902872645/

name/makalah+mpu.docx

Downloads

Published

2014-09-01