Pengaruh Faktor-Faktor Penerimaan Masyarakat Terhadap Simulcast Free To Air TV Digital

Authors

  • Diana Sari Kementerian Komunikasi dan Informatika

DOI:

https://doi.org/10.17933/jppi.2015.0502006

Keywords:

Path Analysis, Intention to Use, UTAUT, Digital TV, Simulcast.

Abstract

Abstrak

Indonesia memasuki era penyiaran televisi digital, dan saat ini berada pada masa transisi. Pada periode transisi, sinyal analog dan digital dipancarkan secara bersamaan yang dikenal dengan masa simulcast. Selain untuk tetap menjamin hak masyarakat mendapatkan informasi melalui media TV, tujuan masa transisi adalah agar masyarakat mulai melakukan peralihan ke siaran digital.

Proses digitalisasi tidak hanya melibatkan teknologi, melainkan juga perubahan cara pandang terhadap berbagai aspek yang lahir dari teknologi digital tersebut. Keberhasilan migrasi analog digital ini perlu dibangun melalui kesadaran masyarakat untuk beralih tanpa paksaan sehingga faktor penerimaan masyarakat atas implementasi siaran digital perlu diperhatikan.  Penelitian ini dilakukan untuk melihat faktor apa saja yang berpengaruh dan seberapa besar pengaruh pada penerimaan masyarakat terhadap siaran televisi digital di masa simulcast dengan konsep penerimaan teknologi baru oleh masyarakat dengan menggunakan teori penerimaan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Analisis dilakukan dengan analisis jalur untuk mengetahui tingkat signifikan variabel dan seberapa besar koefisien jalur memberikan pengaruh. Secara keseluruhan faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan masyarakat dalam model penelitian ini memberikan besaran pengaruh variabel sebesar 53%, sedangkan sisanya 47% menyiratkan ada variabel-variabel lain yang berpengaruh dalam penerimaan masyarakat terhadap siaran TV digital free to air di masa simulcast.

 

 

Abstract

Indonesia has entered the era of digital television broadcasting and it is currently in a transition period. In the transition period, the analog and digital signals simultaneously emitted, this is known as simulcast period. The goal of transition period is to ensure the public's right to get information through TV media, and to giving time for the society to make the transition for digital broadcasting.

The digitization process involves not only technology, but also involved the perspective of the various aspects of the adoption of the digital technology. The success of this digital analog migration needs to be built through public awareness, so that the factors of public acceptance for the implementation of digital broadcasting need to be considered. This study was conducted to see what factors influence on public acceptance of digital television broadcasting in the simulcast period using the concept theory of Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT).  Analyses were performed with path analysis to determine the level of significant variables and how much influence gave the path coefficients. The result describe that overall factors that influence public acceptance in this research model gives the effect of a variable amount of 53%, while the remaining 47% implies there are other variables that influence the public acceptance of digital TV broadcasting free to air at simulcast period.

References

Badan Litbang SDM. 2013. Buku Putih TIK Kementerian Kominfo. Badan Litbang SDM Kominfo.

BPS Kota Bandung. Data Basis Pembangunan Manusia Kota Bandung Tahun 2014. http://ppid.bandung.go.id/wp-content/uploads/2015/10/Data-Basis-Pembangunan-Manusia-Kota-Bandung-Tahun-2014.pdf, diakses September 2014.

Carlsson,C. dkk. 2007. Adoption of Mobile Devices/Services – Searching for Answers with the UTAUT. Proceedings of the 39th Hawaii International Conference on System Sciences – 2007.

Data implementasi TV Digital. https://tvdigital.kominfo.go.id/.diakses Mei 2014.

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika. 2012. Buku Analisis Data Operasional. Dirjen PPI Kominfo.

G. Lee, S. Cho, K. Yang , Y. K. Hahm, and S. Lee. February 2005. “Development Of Terrestrial DMB Transmission System Based On Eureka-147 DAB System”. IEEE Trans. on Cons. Elect. , Vol. 51(1), pp. 63-68.

Gelugne, Pascal. 2012. “Analogue to Digital Migration”. Asia Media Summit Bangkok.

Han, Gwang James. 2011. “ Digital Switchover and TDMB in Korea : Technology and Policy”. KCC ICT Expert Training.

Sedana, Nyoman & Wijaya, Wisnu. 2010. “Penerapan Model UTAUT Untuk Memahami Penerimaan dan Penggunaan Learning Management System Studi Kasus : Experential e-Learning”. Sanata Dharma University.

Kondo, Masanori. 2012. “Digital Broadcasting: Oppotunity, Business & Challenges”. Asia Media Summit Bangkok.

Laporan Tahunan Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2013.

Puslitbang PPI. 2012. Laporan Penelitian Prospek Penyelenggaran Penyiaran Digital di Lima Kota di Indonesia. Badan Litbang SDM, Kominfo.

Papa, Filomena, dkk., “Adoption and Use of Digital TV Service for Citizens”, Roma, Italia, http://www.abs-center.si/gbccd/papers/P104.pdf.

Putri, Marissa. Pengaruh Faktor Demografis Terhadap Intensitas Menonton Program Berita TVOne di Kalangan Masyarakat Kecamatan Pekanbaru Kota. http://Jom.Unri.Ac.Id/Index.Php/JOMFSIP/Article/Viewfile/2461/2396, diakses Juli 2014.

Riduwan, Drs. M.B.A dan DR. Engkos Achmad Kuncoro, SE, MM. 2008. Cara Menggunakan dan Memaknai Analisis Jalur (Path Analysis). Bandung : Alfabeta.

RPJMD Kota Bandung 2014 – 2018. perpustakaan.bappenas.go.id/lontar/file?file=digital/131413-%5B_Konten_%5D-Konten%20C9283.docx rpjmd kota bandung 2014, diakses September 2015.

Susan. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen, http://theprincessholiic.blogspot.co.id/2010/11/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-prilaku.html, diakses Juli 2014.

Nyiro, N. 2011. Acceptance and Diffusion of Media Technology Innovations, Ph.D Dissertation. Corvinus University of Budapest.

Venkatesh dkk. 2003. UTAUT, Information Systems Research 11(4). hal.342-365.

Downloads

Published

2017-03-06